3 Kategori Pemilih Pada Pemilu 2019

Pemilu 2019 akan dilangsungkan kurang dari 3 bulan lagi. Menjadi penting kiranya untuk ikut berpartisipasi memilih Capes-Cawapres dan Caleg yang akan menjalan pemerintahan 5 tahun ke depan.

Hanya saja, tidak semua masyarakat Indonesia bisa menyalurkan hak suaranya. Hal tersebut karena hanya 3 kategori pemilih pada Pemilu 2019 yang telah disahkan KPU . Syarat utamnya yaitu memiliki KTP-el.

Ada 3 kategori pemilih pada Pemilu 2019 yang dirilis KPU. Kategori tersebut yaitu Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Penjelasan tentang DPT, DPTb, dan DPK akan dijabarkan sebagai berikut.

Daftar Pemilih Tetap (DPT)

DPT adalah daftar pemilih yang disusun KPU berdasarkan data pemilih Pemilu sebelumnya yang diperbarui menggunakan data kependudukan Kemendagri. Tanda bila sudah masuk DPT adalah mendapatkan surat pemberitahuan memilih atau C6 atau terdaftar di situs resmi KPU .

Pemilih DPT bisa mencoblos di TPS pukul 07.00-13.00 waktu setempat dengan membawa C6 dan KTP-el. Dilansir dari instagram KPU jumlah DPT Pemilu 2019 sebasar 192.828.520 orang. Namun, itu masih belum final karena masih bisa diperbarui menjadi DPT-HP (DPT Hasil Penyempurnaan).

Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)

DPTb adalah pemilih yang terdata di DPT, namun harus pindah memilih di TPS yang berbeda dari lokasi seharusnya. DPT adalah istilah baru untuk DPPh (Daftar pemilih pindahan).

DPTb diatur dalam undang-undang. Berdasarkan UU no.7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum DPTb adalah pemilih dengan keadaan berikut:

  • Pindah memilih karena menjalankan tugas pemerintahan di tempat lain
  • Menjalani rawat inap di rumah sakit atau keluarga yang mendampingi
  • Penyandang disabilitas di panti sosial
  • Menjalani rehabilitasi narkoba
  • Tahanan
  • Siswa atau mahasiswa yang jauh dari rumah
  • Pindah domisili
  • Korban bencana.

Pemilih yang akan pindah wajib mengurus form A5 paling lambat 16 Maret 2019. Form tersebut kemudian disimpan untuk ditunjukan pada PPS  pada tanggal Pemilu 2019 yaitu 17 April 2019). Pemilih pada DPTb bisa menggunakan hak pilih pukul 07.00-13.00 waktu setempat.

Daftar Pemilih Khusus (DPK)

DPK adalah masyarakat yang sebenarnya memiliki hak pilih namun belum terdata di DPT. DPT tetap bisa menggunkan hak pilihnya dengan membawa KTP-el di TPS yang sesuai alamat pada KTP-el. DPK tidak bisa mencoblos di TPS di luar alamat KTP-el-nya.

Perbedaan DPT, DPTb, dan DPK adalah pemilih DPK hanya bisa menggunakan hak pilihnya satu jam terakhir sebelum TPS ditutup pukul 12.00-13.00 waktu setempat. Artinya DPK bisa memilih dengan ketentuan surat suara masih tersedia di TPS setempat.

 

superadmin